Postingan

Pengalaman Konsultasi Tesis dengan Dosen Pembimbing LN

Gambar
Saat teman bertanya, sudah bab berapa? (Aku membatin: pertanyaan adalah abadi, tesisku fana ) Loraine St, 60   Beberapa waktu lalu, tepat jam 1 p.m sampai 1.30 p.m tanggal 4 Oktober 2023 di hari Rabu, aku selesai bimbingan. Aku merasakan lemes. Pertama yang ingin ku tanyakan pada diri sendiri adalah "apakah tesisku bisa selesai?". Pertanyaan ini muncul setelah aku bimbingan yang ke-4 dengan pembimbing Hartford, dia adalah Dr. Dahill. Bimbingan ke-4 ini sudah memasuki bab 3. Aku merasa berat di bab ini.   Aku melanjutkan bimbingan dengan dosen LN dari dosen DN ini, menjadi kesempatan yang sangat luar biasa. Aku setiap menghadap Dr. Dahill, aku harus membuat summary atau ringkasan. Aku membaca dan menuangkan ke dalam kalimat. Pastinya ini banyak yang tersusun dengan bahasaku. Bahasaku yang masih amatiran ini tertangkap oleh dosen pembimbingku. Aku ingat dengan teguran seorang teman, tulisanku seringkali tidak sesuai dengan SPOK.   Di waktu bimbingan, aku menangk...

HIU: Love to The Moon and Back

Gambar
Malam ini pukul 7.00 p.m sampai 8.30 p.m, mahasiswa HIU dan seluruh peserta mengikuti agenda yang bertajuk Race, Religion, and Contested Identities: A Christian and Muslim Dialogue. Kegiatan ini sangat interesting. Berbicara tentang keberagamaan di berbagai negara adalah hal yang sangat mengasyikkan.  Saya akui, saya masih sulit mencerna Bahasa Inggris yang diucapkan secara cepat. Tapi, ada saja stressing di bagian tertentu yang menurutku menarik dan pasti itu yang nyangkut di memori saya.  Dr. Mona Shiddiqui adalah doktor di Universita Edinburgh Profil Dr. Mona Siddiqui . Ia mengulas Islam dan Kristen di daerah Eropa. "Eropa itu sangat terbuka dengan keragaman. Jika dalam rumah, prinsip keagamaan harus ditanamkan dengan kuat, ini berbeda jika di luar rumah atau di luar lingkungan kecil kita; yaitu lebih open minded dan penerimaan atas perbedaan begitu indah. Rasa pribadi dari saya, begitu bersyukur tak terkira. Saya bisa sampai di Hartford. Saya sudah stay, mengikuti keg...

Bringing Into Hartford

Gambar
Pulang kali ini pulang yang spesial. Aku pulang untuk membayar rindu pastinya. Selanjutnya, aku niat meminta ijin dan restu untuk keberangkatanku ke New York. Alhamdulillah. How wonderful this experience. Ya Allah. Jika aku mengulas prosesnya, sungguh luar biasa. Kabar ke luar negeri sudah sejak tahun pertama kuliah di- sounding ke mahasiswa. Jatah short course ini akan dilaksanakan di tahun ke-dua mahasiswa jenjang magister ini. Memang betul, sudah lama diberi tahu. Hanya saja, prosesnya bisa dibilang mepet dan serba kejutan.  Proses berangkat ke Amerika benar-benar dijalani secara masif sejak bulan Juli 2023. Sebelum s hort course tim New York, sudah ada tim pertama yang berangkat ke luar negeri, yaitu tim Mesir. Tepat satu bulan mereka menjalankan program di timur tengah, giliran tim barat eksekusi. Wuh , sepanjang Juli-Agustus banyak jump and down . Jika boleh meminta, aku ingin bercerita secara lisan dan duduk di satu tempat. Berhubung ini kutuliskan, maka hanya kalimat ...

Smiljan

Gambar
Aku punya rekomendasi co-work space yang enak, namanya Smiljan. Smiljan yang kukunjungi berlokasi di daerah Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan.  Nuansa Smiljan khas nature. Rasa sejuk masih dapat dirasakan meskipun di tengah padatnya masyarakat urban Ciputat-Bintaro.  Saat masuk sudah disuguhkan dengan ornament klasik, sedikit redup dengan cat serba hitam. Jika siang hari, sumber cahayanya didapat dari matahari yang menembus dinding kaca sebelah ujung tepat dilihat saat masuk ke ruang utama.  Buku berjudul "Menjadi Manusiawi, The Daily Wisdom of Mangun Wijaya", chapter 'Coba Dulu' Saat menengok kanan-kiri ada lukisan nyentrik. Sayangnya aku tidak memperhatikan dengan seksama. Aku memilih duduk di ujung sebelah kanan. Aku terkesima dengan rak buku yang tinggi. Disitu terdapat meja panjang, siap dengan empat kursi. "Silahkan ka, itu ruang sharing", ucap pelayan yang berjarak tiga meter dariku. Benar saja, review yang kubaca berulang kali "Pelayan...

Pesan Kesetaraan Dari Abi Quraish Untuk Pasangan Suami Istri

Gambar
(Materi Prof. Quraish Shihab di Acara Islamfest Sesi Book Talk Tentang Hak dan Perlindungan Anak Dalam Islam)   Dokumen pribadi: Launcing Buku "Hak dan Perlindungan Anak dalam Islam" Suasana di suatu sore begitu khidmah, tidak ada peserta yang berucap kalimat saat Prof. Quraish Shihab (kami memanggil dengan panggilan Abi) menyampaikan materi. Saya juga mendengarkan beliau dengan seksama. Acara yang sedang berlangsung tersebut bertajuk Islamfest. Islamfest digelar sebagai rasa syukur atas 10 tahun platform islami.co berkiprah.   Acara hari itu mengusung tema ramah anak. Salah satu pengisi acara inti adalah Abi Quraish. Abi Quraish mengungkapkan kisah putri-putrinya. “Kenapa Abi bisa memiliki putri yang cerdas dan sangat menyukai belajar?”, pertanyaan dari Mba Kalis selaku moderator. Sekilas tentang putri Abi Quraish, mulai dari Mba Najwa dengan keahlian di bidang jurnalis, Ibu Ela di bidang pendidikan dan psikologi, Ibu Caca adalah seorang dengan management yang baik d...

Photobox

Gambar
Karena sudah direncanakan menulis cerita, Allah mengabulkan cerita yang ga biasaa sajaa.  Pertemanan, persaudaraan, persahabatan mereka sangat menyenangkan. Semenyenangkan dirasakan banyak orang. Penuh Cinta

Aku ke Pondok

Gambar
Aku hari ini merasa senang. Lebih tepat lagi aku merasa lega. Aku hari ini sowan ke ndalem . Banyak hal yang aku temui. Apalagi sosok-sosok yang kukagumi dan kupanut. Aku bisa salim Umik, Mama-Baba, Bunda dan Uma.   Sebelum sampai ndalem , rencana untuk sowan sudah pasti ada. Namun rencana itu dibarengi rasa takut. Aku hafal sekali rasa ini. Setiap kali hendak ke pondok ada rasa takut. Betul saja jika teringat saat-saat mendapati tanggung jawab ketika pengabdian. Apa memang rasa di pondok itu seperti ini ya? Meskipun aku sudah tumbuh dewasa dan sudah kesana kemari ke banyak tempat. Rasanya tetap tidak berubah.   Aku awalnya mau berkunjung dengan Bapak-Ibu. Tapi, berhubung ibu sudah aktivitas normal-mengajar, aku berpikir untuk kesana sendiri. Alhamdulillah aku kemarin ditemani Mba. Keberangkatan untuk sowan itu sekalian untuk berkunjung ke rekan Mba. Rumah rekan mba posisinya setelah melewati pondokku. “Ya sudah, sowan saat pulang dari rumah rekan Mba”, ucapku. Apalah ...