Buku Untuk Memutuskan Hidup Bahagia

Tentang Buku

Judul: Petunjuk Hidup Tenteram dan Bahagia (Terjemahan dari How To Stop Worriying and Start Living)

Penulis: Dale Carnegie

Tebal: 448 halaman

Cetakan: Cetakan terbaru, ke-10, Mei 2024

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Dok. Pribadi

Sinopsis

Siapapun yang menyukai buku dengan genre self improvement, akan merasakan candu ketika membaca buku yang berjudul “Petunjuk Hidup Tenteram dan Bahagia” karya Dale Carnegie. Buku ini sangat cocok untuk dibaca dengan unhurriedly mode (pelan-pelan). Sebab buku ini benar-benar mendampingi pembaca menganalisis rasa sedih dan berakhir mengenali diri sendiri.

Buku ini memiliki judul asli “How To Stop Worrying And Start Living” telah dicetak ke dalam 27 bahasa, di antaranya Spanyol, Turki, Prancis, Portugis, Jerman, Swedia, termasuk Indonesia. Di Indonesia melalui Gramedia Pustaka Utama, buku ini dapat tersebar luas dan bisa menjangkau pembaca di seluruh pelosok negeri. Semoga!


Di dalam buku ini terdapat sepuluh bagian anak judul yang dirangkum ke dalam tiga puluh sub bab. Di bagian terakhir, yaitu bagian ke sepuluh memuat tiga puluh dua anak sub bab. Dale menyajikan kisah dari tokoh-tokoh kenamaan, seperti Hellen Keller, Frank Bettger, Emerson, William James, dan masih banyak lagi. Mereka telah melewati kegagalan dan mampu bangkit, menjadi orang yang berpengaruh di dunia. 

Frank Bettger memberi langkah praktis untuk menghalau kesedihan. Ia melakukannya saat dia senang dengan pekerjaannya menjual asuransi, namun berakhir dengan kesedihan. Ia lantas bertanya kepada diri sendiri, ‘Apa masalah yang sedang saya hadapi?’, ‘Apa penyebab masalah tersebut?’, ‘Apa penyelesaian yang mungkin saya lakukan?’, ‘Apa penyelesaian yang terbaik?’.

Permasalahan yang membuat ia sedih adalah imbalan yang tidak sesuai dengan kunjungan Frank. Ia telusuri lagi ternyata kunjungan kepada kliennya sangat membuang waktu sebab harus kembali kepada kliennya untuk menagih uang. Di pertemuan pertama dan kedua hanya sebagian melunasi uang, di pertemuan ketiga dan seterusnya ia baru mendapatkan uang pelunasan tersebut. Ini sangat tidak efektif dan membuat ia memikirkan ulang gaya bekerja seperti itu.

Frank memutuskan untuk menyudahi klien sebelumnya lalu memanfaatkan sisa waktu terakhir untuk mencari klien baru. Tak disangka klien baru tersebut membuat kenaikan nilai dalam penjualan asuransi Frank. Frank semula dilema lalu dapat memutuskan setelah menganalisis fakta kesedihan yang ia hadapi.

Langkah Frank dalam memutuskan sesuatu selaras dengan doa dari Dr. Reinhold Niebuhr seorang guru agama Kristen di Union Theological Seminary, Broadway, 120th Street, New York.

Tuhan, berilah aku ketabahan

Untuk menerima segala sesuatu yang tak mungkin kuubah lagi

Berilah aku keberanian untuk mengubah yang mungkin

Dan berilah aku kebijaksanaan untuk dapat membedakannya

Doa ini sangat manjur saat kesedihan dan kegelisahan menghampiri. Misalkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman lantas sedih sebab tekanan pekerjaan, penyelesaiannya adalah dengan menghadapinya kemudian menerima. Namun itu begitu berat jika tidak disertai keyakinan seperti doa di atas. Dengan keyakinan tersebut seseorang mampu serta mantap memilih keputusan hidup.

Kesedihan bisa berupa kegagalan atau kekalahan. Seorang petinju bernama Jack Dempsey kalah di arena saat melawan Tunney. Dari kejadian itu dia tidak mampu untuk bertarung lagi. Anggapan ia yang seolah tidak bisa hidup lagi bisa ia rubah dengan keyakinan bahwa ia masih hidup karena tidak menyesali apa yang telah terjadi. Setelah satu tahun terpuruk ia menemukan kembali dirinya dengan membuka restoran yang di dalamnya terdapat arena untuk liga tinju.

Seseorang yang mengalami kesedihan dalam hidup, dirinya sendiri-lah yang mampu menghalau dan menyembuhkan. Emerson dalam esainya yang berjudul Self Relience mengutarakan: kemenangan politik, kenaikan harga sewa, sembuh dari sakit, kembalinya seorang sahabat yang telah lama berpisah, dan hal lain yang menambah semangat janganlah dianggap sebagai fajar merekah karena tidak selamanya demikian. Fajar merekah (sumber kedamaian) adalah bersumber dari diri sendiri.

Seperti petunjuk di awal buku ini, pembaca sangat tepat mendapati buku ini untuk menghentikan rasa sedih dan memulai hidup bahagia. Buku ini benar-benar menuntun pembaca membaca seksama demi sebuah keberhasilan. Kata Hellen Keller, seorang buta, bisu, tuli, “Saya merasa hidup ini sangat indah”. Keterbatasan Hellen Keller tersebut bukanlah semata keterbatasan. Akan tetapi disitu letak kebahagiaan sejati sebab ia memiliki dan menerima keadaan diri.

Kelebihan Buku

Buku ini sangat cocok menemani pembaca di saat usia dewasa. Usia dewasa yang bisa ditandai dengan memutuskan untuk memilih pekerjaan atau bahkan memilih untuk melepaskan perkerjaan. Langkah-langkah praktisnya bisa dipraktikkan pembaca di saat kondisi tersebut.

Kalimat afirmasi, kisah nyata, pesan inspiratif menjadikan buku Dale Carnegie menjadi alat untuk menyelami dan mengenali diri. Part-part yang disajikan begitu detil menunjukkan kiat-kiat yang bisa dilakukan. Untuk kategori self improvement, buku ini juara. Buku ini benar-benar menemani diri menjadi pribadi yang berbahagia dari dalam diri.

William James membagi cara mudah untuk bahagia, yaitu ‘mulailah duduk dengan riang, berpikir kebahagiaan telah datang kembali, tarik nafas yang dalam, lalu bersiul atau bernyanyi’, pembaca akan otomatis mengikuti alur. Tulisan ‘cobalah sendiri!’ tidak sadar dibuktikan oleh pembaca seketika.

Kekurangan Buku

Memiliki tebal 400-an halaman mengkategorikan buku ini kurang praktis dan berat. Sehingga pembaca harus meyediakan space tas atau siap memegang buku yang tebal. Buku ini membutuhkan fokus untuk memahami kisah dan step-stepnya, sehingga tidak bisa baca cepat seperti membaca cerita selewat.

Bagi sebagian pembaca, bisa jadi menilai buku ini seolah mendikte. Seperti melihat petunjuk untuk tetap positive thinking dalam keadaan sulit. Ini perlu cara membaca dengan tenang dan kestabilan emosi jika benar-benar menjadikan buku ini sebagai solusi.

Catatan Menarik tentang Dale Carnegie

Dale Carnegie adalah orang berpengaruh di Amerika melalui karya fenomenalnya yaitu How to Win Friends and Influence People. Ia melakukan riset tentang mendekati seseorang dari orang yang sukses. Hasil riset tersebut ia ajarkan di dalam kelasnya dan memberi perubahan positif kepada murid-muridnya. Di surat kabar Washington tertulis “Dale tidak memecahkan misteri terdalam di semesta ini. Namun, mungkin, lebih dari siapapun generasinya, dia telah membantu manusia belajar cara untuk hidup bersama-sama—yang terkadang terasa seperti kebutuhan terbesar yang ada.”

Khusus karya yang berjudul Petunjuk Hidup Tenteram dan Bahagia yang diterjemahkan dari How To Stop Worriying and Start Living ini, adalah buku pilihan. Na Jaemin NCT Dream juga menganjurkan untuk membaca buku ini. Dari buku ini, pembaca akan tumbuh semangat membaca, me-review, dan menerapkan setiap petunjuknya mulai dari diri sendiri. Tidak cukup itu, pembaca tergerak untuk mengikuti pelatihannya dan bisa bersama-sama hidup penuh gairah positif. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita yang Masih Sama: Mudik Lebaran

Mengenali Diri #2

Mengenali Diri #1