Hidup berharga dengan berkarya. "Mau apa jika tidak menulis?".
Semoga bermanfaat atas rangkuman 'Kisah' dan selingan 'Piweling' yang lumayan terawat ini
Pergi ke Nganjuk Selang satu bulan, aku dan Bapak-Ibu-Mbak-Adek pergi ke Nganjuk lagi. Pergiku sekeluarga sebelumnya adalah bertepatan dengan haul (peringatan wafatnya) kiyai dan akhirussanah (penutupan kegiatan tahunan) pondok Bapak juga Lek (adik Bapak) dulu. Tepat di bulan Sya'ban, kebanyakan juga waktu-waktu baik seorang anak mengunjungi orang tuanya atau nyekar di pusara orang tua yang sudah meninggal. Alhamdulillah , Ibunya Ibu (Mbah Tri) masih sugeng (hidup). Usia beliau sudah 80-an lebih. Sya'ban dan Alhamdulillah Syawal ini, Ibu masih bertemu Mbah di rumah Bude-beliau yang dipilih Mbah untuk merawat di usia senjanya. Mbahe sekarang sudah sangat sepuh, beliau hanya berbaring di atas kasur. Semoga sehat, jauh dari balak (keburukan) dunia-akhirat. Aamiin . Cerita Supir-Menyupiri Sya'ban lalu, kami disupiri Lek Rup-adik Bapak. Sebab supir yang biasanya, sedang kerja (mrantau jauh), jadi pas Lek Rup mengutarakan niat ingin menghadiri haul , Ibu sigap...
Mengenali diri tidak lain adalah menerima diri, dengan segala naik dan turunnya. Naik seperti halnya eskalasi (percepatan) atau pencapaian: bisa mendapat pekerjaan. Turun dalam arti mengalami sebuah kemunduran: saat diam di rumah dan tidak melakukan apa-apa. Namun saat saya teringat lalu tertegun dengan kalimat, "Tidak selamanya yang prestasi atau sukses adalah sukses dan yang gagal adalah kegagalan." Semoga kalimat ini dipahami oleh pembaca yang menurut saya pribadi paham, tapi memang redunden (pengulangan). Saya pernah mendapat pengalaman bekerja sebelum pekerjaan hari ini, yaitu mengajar privat akidah akhlak dan Al-Qur'an sebelum menjadi pelayan perpustakaan. Saat di pekerjaan itu, saya bertemu teman yang menyeletuk "Hidup itu gambling ga sih, kalau ga berhasil ya gagal." Saya hanya diam saat mendengar dari mulutnya pertama kali, tapi saya cenderung oh iya-ya ( red -membenarkan). Saya mendapat pelajaran yang luar biasa dari pengalaman bekerja pertama itu. ...
Seni menahan diri Melaksanakan kegiatan sehari-hari If you in doubt: take a bath Melayat, membatalkan pertemuan, dan nariyahan setiap malam Sabtu Menutup malam dengan sikat gigi Mengucap tidak Mengeliminasi pikiran menumpuk Entah berapa momen yang terlewat, menurutku berharga Menguar air mata menjadi uap ketenangan Mengalun irama doa Memelankan langkah Merasakan syukur (Jepara, 8 Muharram 1447 H)
Komentar
Posting Komentar